Kamis, 01 September 2011

MENYIAPKAN ANAK MENJADI 'KAYA' (BELAJAR DARI NABI IBRAHIM 'ALAIHI AS SALAM)


Takaran kebahagiaan bagi sebagian orang adalah harta yang dapat dibanggakan kilauan atau wujud mewahnya. Bagi sebagian orang, kebahagian adalah mensyukuri apa yang dapat dimakan, dipakai dan dihuni. Tapi sadarkah kita ada satu kebahagiaan yang dapat kita rasakan kilauan dan wujudnya serta dapat disyukuri keberadaannya sampai hari dibangkitkan nanti? Ya, dia adalah anak...
Dalam Islam, posisi anak bagi kedua orang tuanya ada dua peran. Pertama, sebagai penyejuk jiwa, penentram hati.
"Ya Rob kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati…" (QS. Al Furqan: 74)
Yang kedua, sebagai generasi penyambung yang melanjutkan tugas perjuangan dan cita-cita orang tua.

SOLIDARITAS UNTUK MUSLIM PALESTINA


Marah!
Mungkin beberapa hari belakangan ini, hari-hari kita dipenuhi kemarahan melihat 'di depan mata kita' Israel membabi buta membantai saudara-saudara kita sesama muslim di Palestina. Mortir Israel tak kenal ampun menghujani Jalur Gaza, tak peduli meluluhlantakkan gedung-gedung fasilitas umum atau rumah ibadah. Bahkan tak menghiraukan yang jatuh korban adalah anak-anak dan wanita. Padahal, anjingpun tak sebiadab ini. Kemarahan kita semakin menggelegak menyaksikan pemimpin-pemimpin negeri islam memilih 'diam adalah emas'. Duhai sekiranya mereka menjadi laki-laki untuk satu hari saja; bersatu menghimpun mujahidin dan mengganyang babi Israel… Insya Allah Al Aqsha akan kembali ke pangkuan kaum muslimin. Namun semua ini masih menjadi 'mimpi indah'. Hingga hari  ini, hati kita masih mendidih menahan luapan amarah.

Rabu, 31 Agustus 2011

Wanita Dicipta Untuk Dilindungi


Allah SWT tidak menciptakan wanita dari kepala laki-laki untuk dijadikan atasannya. Tidak juga Allah SWT ciptakan wanita dari kaki laki-laki untuk dijadikan bawahannya. Tetapi Allah menciptakan wanita dari tulang rusuk laki-laki, dekat dengan lenganya untuk dilindunginya, dan dekat dengan hatinya untuk dicintainya.

Allah tidak menciptakan wanita sebagai komplementer atau sebagai barang substitusi apalagi sekedar objek buat laki-laki. Tetapi Allah menciptakan wanita sebagai teman yang mendampingi hidup Adam tatkala kesepian di surga. Juga Allah ciptakan wanita sebagai pasangan hidup laki-laki yang akan menyempurnakan hidupnya sekaligus sebab lahirnya generasi, disamping tunduk dan beribadah kepada Allah tentunya.

Sabtu, 01 Januari 2011

WANITA SEJATI


"Apabila hati diserahkan kepada Allah, kekallah wanita dengan asal penciptaannya yaitu penyejuk mata dan hati. Apabila wanita terus mengikatkan hati kepada Dzat yang menjadikannya, kekallah ia sebagai perhiasan yang dijaga rapi.

Redup wajahnya mengundang pembelaan dari hati yang menjadi hamba Tuhan dan kerendahan hati yang tunduk kepada syariat meletakkan ia sentiasa dalam keridhaan dan perlindungan dari Dzat Yang Maha Agung". Inilah wanita sejati bergelar wanita solehah seperti yang digambarkan oleh Rasullullah:
Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan ialah wanita solehah.