Takaran kebahagiaan bagi sebagian orang adalah harta yang dapat dibanggakan kilauan atau wujud mewahnya. Bagi sebagian orang, kebahagian adalah mensyukuri apa yang dapat dimakan, dipakai dan dihuni. Tapi sadarkah kita ada satu kebahagiaan yang dapat kita rasakan kilauan dan wujudnya serta dapat disyukuri keberadaannya sampai hari dibangkitkan nanti? Ya, dia adalah anak...
Dalam Islam, posisi anak bagi kedua orang tuanya ada dua peran. Pertama, sebagai penyejuk jiwa, penentram hati.
"Ya Rob kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati…" (QS. Al Furqan: 74)
Yang kedua, sebagai generasi penyambung yang melanjutkan tugas perjuangan dan cita-cita orang tua.



